WEDANG RONDE

Ronde adalah makanan tradisional China dengan nama asli Tāngyuán. Nama tangyuan merupakan metafora dari reuni keluarga yang dibaca tuányuán. Ronde terbuat dari tepung ketan yang dicampur sedikit air dan dibentuk menjadi bola, direbus, dan disajikan dengan kuah manis

Wedang jahe adalah hidangan minuman sari jahe tradisional dari daerah Jawa Tengah dan Timur, Indonesia yang umumnya disajikan hangat atau panas. Wedang jahe juga kadang disebut sebagai teh jahe, meskipun sama sekali tidak mengandung daun teh

Pernah mencoba minuman wedang ronde? Rasa kacang dalam ronde yang dipadu dengan kehangatan kuah jahe yang manis merupakan ciri khas wedang ronde yang tidak bisa dipisahkan. Nah, rupanya manfaat jahe tidak hanya sekedar menambah kelezatan dan kehangatan dari wedang ronde, tetapi juga memiliki segudang manfaat bagi kesehatan. Salah satunya adalah kegunaan jahe untuk pencernaan. Apakah masih ada manfaat jahe bagi kesehatan lainnya? Manfaat jahe tidak terbatas pada membantu gangguan pencernaan dan mengusir rasa dingin. Bumbu dapur yang satu ini memiliki berbagai manfaat lainnya. Simak manfaat jahe untuk kesehatan berikut ini: 1. Memiliki kemungkinan untuk menurunkan kolesterol Kadar kolesterol yang tinggi dalam tubuh berpotensi untuk menimbulkan penyakit yang serius. Bubuk jahe ditemukan mampu menurunkan kadar LDL atau ‘kolesterol jahat’ pada 45 pasien hiperlipidemia atau yang memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Kadar kolesterol juga bisa mengurangi tingkat kolesterol pada tikus yang mengalami diabetes dan hipotiroid atau memiliki kadar tiroid yang rendah. Meskipun demikian, efek jahe terhadap kadar kolesterol masih perlu riset lebih lanjut. 2. Menangkal infeksi bakteri dan virus Manfaat jahe dalam menangkal infeksi bakteri dan virus tertentu didukung oleh kandungan gingerol dalam jahe yang dapat menghambat infeksi bakteri, seperti shigella, E.coli, dan sebagainya. Bumbu dapur jahe juga ditemukan bisa menangkal infeksi virus RSV yang menyerang saluran pernapasan. Bahkan, sebuah penelitian mendapati bahwa jahe berpotensi untuk mencegah infeksi bakteri yang resisten terhadap obat. Selain itu, jahe juga memiliki antioksidan yang mungkin dapat mencegah kerusakan DNA tubuh dan stres, serta bisa membantu mengatasi pilek dan flu. 3. Obat antimual Rasa mual pastinya sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi tidak perlu kesal karena kita bisa menggunakan jahe sebagai salah satu cara untuk mengatasi mual dengan mengurangi gas dalam perut. Manfaat jahe untuk menangkal mual juga dapat digunakan untuk mual pascaoperasi, mual saat hamil, dan mual sehabis kemoterapi. Namun, bila kamu sedang hamil, berkonsultasilah dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi jahe. 4. Mengatasi gangguan pencernaan Rasa tidak nyaman karena gangguan pencernaan berupa dispepsia atau sakit maag dapat dibantu dengan jahe. Jahe bekerja dengan cara mempercepat waktu pengosongan lambung yang mengurangi kemungkinan timbulnya masalah perut. 5. Meningkatkan fungsi otak Manfaat jahe tidak hanya mengatasi gangguan pencernaan, tetapi juga dapat meningkatkan fungsi otak dan berpotensi menjadi obat untuk penyakit Alzheimer. Sebuah riset menemukan bahwa jahe dapat meningkatkan fungsi kognitif pada wanita yang berusia 50 tahunan. Sementara itu, studi terhadap tikus mendapati bahwa jahe bisa meningkatkan fungsi kognitif dan melindungi saraf otak. Meskipun demikian, masih diperlukan penelitian tambahan untuk mengetahui efektivitas jahe sebagai obat untuk Alzheimer. 6. Meredakan nyeri otot Jahe yang menghangatkan tubuh diyakini memiliki kandungan antiradang yang berfungsi untuk meredakan nyeri dan sakit pada otot, seperti nyeri otot sehabis berolahraga. Namun, efek jahe meredakan nyeri otot tidak langsung dirasakan begitu saja, tetapi dibutuhkan waktu beberapa hari. 7. Mengurangi sakit saat menstruasi Bagi kaum wanita yang sedang menstruasi, jahe membawa khasiat untuk meredakan sakit saat sedang haid dan bahkan ditemukan seefektif obat antinyeri lainnya, seperti ibuprofen. 8. Meringankan gejala arthritis Salah satu gejala arthritis adalah pembengkakan pada persendian. Jahe ditemukan mampu mengurangi pembengkakan akibat artritis dengan ditempelkan pada kulit ataupun dikonsumsi. Salah satu jenis arthritis yang bisa diatasi adalah osteoarthritis. 9. Berpotensi menangkal kanker Penelitian mengenai manfaat jahe dalam menghambat kanker belum menemukan suatu kesimpulan yang pasti. Namun, beberapa penelitian sudah membuktikan khasiat jahe dalam menangkal kanker. Salah satu riset mendapati bahwa kandungan gingerol dalam jahe bisa menjadi alternatif terapi penyembuhan untuk penderita kanker. 10. Menurunkan kadar gula darah Meskipun penelitian mengenai manfaat jahe untuk menurunkan kadar gula darah masih perlu dilakukan lebih lanjut, tetapi sudah ada studi yang memperlihatkan bahwa terdapat penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2. Selalu konsultasikan ke dokter Meskipun jahe memiliki beragam manfaat untuk kesehatan, tetapi kita masih perlu untuk berkonsultasi ke dokter bila ingin menggunakan jahe sebagai alternatif pengobatan untuk penyakit tertentu.

CREATIVE BY :

ALDO BASKORO

BUBBLE TEA

Bubble Tea adalah minuman berbahan dasar teh, susu, dan boba. Bubble tea yang klasik biasanya menggunakan teh hitam. Namun, seiring perkembangan zaman dan inovasi, kedai bubble tea biasanya menawarkan berbagai jenis teh seperti melati, hijau, oolong, matcha, teh buah, earl grey, dan lainnya. Minuman bubble tea terus melakukan inovasi besar. Minuman ini terus bertransformasi agar menciptakan daya tarik bagi masyarakat.Di Amerika, orang mengenal boba dengan dua nama, yaitu bubble tea di pantai timur Amerika, dan boba di pantai barat Amerika. Meski dikenal berasal dari Taiwan, mutiara tapioka justru terbuat dari ekstrak singkong asal Amerika Selatan. Kemudian, tanaman ini masuk ke Taiwan dari Brazil pada 1895-1945. Adalah Tu Tsong-he, pemilik Hanlin Teahouse yang menjual minuman dengan bola tapioka pertama. Kala itu, ia menjual minuman dengan mutiara tapioka berwarna putih, teksturnya pun agak keras dan rasanya hambar. Lalu, Tu Tsong-he melakukan inovasi ke mutiara berwarna hitam. Mutiara ini direbus dalam tong besar dan disiram sirup karamel manis selama berjam-jam hingga menghasilkan warna hitam, teksturnya kenyal dan membal. Ini lah cikal bakal minuman bubble tea yang kamu nikmati sekarang.

Bola-bola tapioka dalam bubble tea tinggi karbohidrat namun rendah nutrisi yang seharusnya bagus untuk kesehatan karena mengandung serat, protein, vitamin, dan mineral, dan tentunya dengan tambahan teh hijau di dalamnya. Bola tapioka biasanya direbus dalam air panas hingga tiga jam dengan tambahan lebih banyak gula. Pada titik itu, bola-bola ini bisa memiliki hampir 160 kalori, sementara segelas bubble tea biasanya mengandung sekitar 400 kalori, itu pun tergantung bahan apa saja yang digunakan.

“Jangan lupakan sirup tambahan. Bubble tea bisa mengandung 65 gram gula, karena pemanisnya. Kadar gula tinggi ini kemungkinan bisa membatalkan manfaat gizi yang mungkin Anda dapatkan dari teh,” kata Malkani.

Namun, jika kamu tetap ingin mengkonsumsi bubble tea, Hillary Cecere, MS, RDN, ahli diet untuk Eat Clean Bro, menyarankan cobalah minta agar bubble tea dibuat tanpa pemanis atau ganti dengan susu rendah kalori. Sementara untuk teh nya gantilah dengan teh herbal, teh tanpa gula, atau matcha teh hijau dengan susu tanpa lemak.

“Semua itu adalah alternatif yang lebih sehat dan cara yang lebih baik untuk merasakan manfaat kesehatan dari teh,” pungkasnya.

creatived by :

ANGGUN PUTRI PARISKA

thaitea drink

“THAI TEA” MINUMAN KEKINIAN DARI THAILAND

Belakangan ini telah banyak dikeluarkan banyak variasi dari minuman terutama minuman yang terbuat dari teh. Salah satunya yang bisa dibilang termasuk kesukaan mimin ini adalah Thai tea. Menurut mimin ini memang minuman yang benar-benar menyegarkan. Gimana menurut kalian? Kalian pasti pernah donk ngerasain minuman Thai tea ini. Untuk mengetahui lebih banyak tentang Thai tea ini langsung saja simak yuk ulasannya.

ASAL-USUL DARI THAI TEA

Sama seperti namanya Thai Tea ini adalah varian teh yang berasal dari negeri gajah putih Thailand yang kini sudah mendunia dan bahkan jadi banyak sekali peminatnya. Dulunya sekitar tahun 1980’an, ada seorang pedagang dari China yang menyalurkan teh yang mejadi bahan baku Thai Tea yaitu Cha Yen Tea yang merupakan teh hitam atau black tea, namun karena harganya yang melambung, Cha Yen kemudian digantikan dengan seduhan teh Ceylon, teh hitam beraroma sangat pekat yang berasal dari Sri Lanka.

http://www.campaniarestaurant.com/wp-content/uploads/2017/12/thai-iced-tea-recipe-3.jpg

Teh yang dipilih untuk membuat Thai tea ini memang gak bisa sembarangan karena seduhan teh tersebut haruslah memiliki aroma yang tajam dan rasa teh hitam yang sangat kuat pula. Maka dari itu, tidak heran kalau Cha Yen atau Ceylon yang terpilih menjadi kandidat dalam pembuatan Thai tea.

Thai tea ini juga dikenal sebagai Thailand es teh atau “cha-yen”. Selain dari Cha Yen atau Ceylon bahan-bahan lain yang mungkin ditambahkan pada Thai tea adalah air limau, adas bintang, biji asam atau pewarna makanan merah dan kuning dan terkadang ada juga yang menambahkan rempah-rempah.

Teh ini memiliki rasa manis karena dicampur dengan gula dan susu kental dan tentunya disajikan dingin membuat minuman ini menjadi semakin nikmat. Susu evaporated, susu kelapa atau susu pada umumnya akan dituangkan di atas teh dan es sebelum disajikan untuk menambah rasa dan penampilan menjadi lebih menarik.

Namun, di Thailand, susu kental dan gula dicampur dengan teh sebelum dituangkan di atas es dan kemudian atasnya baru diletakkan susu hingga menguap. Dalam restoran Thailand di seluruh dunia, minuman ini akan disajikan dalam gelas tinggi. Akan tetapi, kalau yang dijual dari jalan dan pasar kios di Thailand itu biasanya dituangkan di atas es yang dihancurkan dalam kantong plastik bening (atau tembus pandang) atau biasanya juga pada gelas plastik yang tinggi. Kalau dipasar kita akan dapat melihat campuran teh yang dituangkan dengan menggunakan ketinggian sekitar 4 meter lalu kemudian membolak-baliknya.

Minuman Thai tea ini awalnya hanya populer di Asia Tenggara dan di banyak restoran Amerika yang menyajikan makanan Thailand tapi untuk sekarang ini Thai tea ini sudah terkenal diselurug dunia. Kalau bisa dibilang Thai tea ini gak sama dengan bubble tea. Bubble Tea ini adalah minuman yang berasal dari Asia Timur yang berisi mutiara tapioka yang berukuran besar.

FAKTA UNIK DARI THAI TEA

Setelah banyaknya orang yang mengkomsumsi Thai tea maka bermunculanlah fakta-fakta tentang minuman ini.

  • Berbahan Rempah

Ternyata ini nih rahasia yang bikin teh satu ini beda dari yang lain! Tau nggak sih? ternyata Thai tea diracik barengan sama orange blossom water, star anise, asam jawa dan bahan rempah seperti kayu manis. Nggak salah kalau rasa Thai Tea begitu khas dan menyegarkan ya!

Kandungan rempah inilah yang bikin kesegaran Thai Tea tetap terjaga. Meski dicampur susu dan krim, Thai tea tetap terasa pas, nggak bikin enek.

  • Campuran Teh dan Susu yang Match Dilidah

Thai tea lezat sebagaimana yang kita kenal sekarang, sebenarnya nggak pernah absen dari campuran condensed milik. Yap, meskipun susu kental manis bukan bahan utama pembuat Thai Tea, tapi bahan ini nggak boleh sampai ketinggalan. Karena, susu kental manis akan memperkaya rasa manis dalam Thai Tea.

Selain itu, krim juga bisa ditambahkan untuk membuat rasa Thai Tea makin sweet and creamy.

  • Dibuat Dengan Perhitungan Waktu yang Pas

Rahasia dibalik kesempurnaan rasa Thai tea juga dari jumlah waktu pembuatannya. Apakah kalian tahu bahwa untuk menciptakan Thai Tea dengan rasa yang sempurna, butuh durasi waktu selama tujuh menit untuk merebus atau menyeduh teh dengan bahan rempahnya. Ingat ya, sebisa mungkin harus pas tujuh menit!

Durasi itu bakal berpengaruh buat menghasilkan rasa yang kuat pada Thai tea. Kenapa harus tujuh menit? mitosnya sih, di Thailand angka tujuh adalah angka yang baik. Dengan menyelesaikan masakan dengan angka yang baik, dipercaya bakal bikin hasil masakan jadi good taste juga dan itu memang terbukti.

  • Bikin Awet Muda

Selain dari rasanya yang nikmat, ternyata Thai tea juga punya fakta unik lain loh. Tau nggak sih, kandungan yang ada dalam teh Thailand ini dipercaya bisa bikin awet muda jika rajin meminumnya loh. Soalnya, terdapat kandungan antioksidan pada vitamin C dan E dalam Thai Tea yang mampu menangkal radikal bebas dan menjaga kesehatan kulit!

KANDUNGAN GIZI YANG TERDAPAT PADA THAI TEA

Siapa yang bilang kalau Thai tea hanya sekadar enak dan menyegarkan?  Thai Tea ini ternyata juga ada kandungan yang bisa membuat tubuh jadi sehat loh. Apa saja manfaatnya? Yuk simak paparan dari Dr. Eva Kurniawati, M.Gizi, SpGK, seorang dokter spesialis gizi Rumah Sakit Pelni, Jakarta Barat, berikut ini:

  • Sumber Karbohidrat

Ada karbohidrat sederhana yang didapat dari gula dan susu kental manis yang digunakan dalam racikan minuman ini. Oleh karena itu, minum Thai Tea ini akan dapat membantu kita lebih berenergi karena minuman ini dapat memberikan kalori yang cukup bagi tubuh kita

  • Kaya Isoflavon

Teh hitam sebagai bahan dasar utama Thai Tea merupakan salah satu sumber isoflavon, yang memiliki sifat antioksidan. Seperti yang kita ketahui bahwa sifat antioksidan ini diperlukan oleh tubuh untuk mencegah penyakit kanker atau jantung koroner.

  • Protein dan Kalsium

Susu yang digunakan dalam Thai Tea ini mengandung protein dan kalsium yang juga sangat baik untuk tubuh.

  • Lemak

Thai Tea ini juga merupakan minuman yang tinggi lemak, yang diperoleh dari gula dan susu. Kandungan lemak juga lebih tinggi pada Thai Tea yang menggunakan santan.

APAKAH MINUMAN THAI TEA MEMILIKI MANFAAT?

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya bahwa minuman Thai tea gak cuma menyegarkan saja tapi juga memiliki manfaat bagi tubuh. Apa saja manfaatnya?

  • Antioksidan yang tinggi

Sebuah penelitian yang telah dilakukan oleh Tufts University telah membuktikan bahwa teh hijau ini memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi. Berbicara tentang kandungan ini sangatlah baik sekali karena bisa menghilangkan radikal bebas yang bisa menyerang tubuh ke dalam aliran darah yang sangatlah berbahaya dan bisa menimbulkan berbagai macam penyakit kedalam tubuh.

  • Mencegah infeksi saluran kemih

Infeksi yang telah ada pada saluran kemih telah terjadi karena peradangan yang telah terjadi di dalam saluran kemih. Untuk mencegah hal ini kalian bisa mengkonsumsi 2 hingga 3 cangkir teh hijau untuk setiap harinya. Teh hijau ini nantinya akan membantu kalian dalam membersihkan saluran kemih. Pada saat pembersihan kandung kemih ini telah terdapat kandungan antioksidan yang bisa mengurangi peradangan di dalam saluran kemih.

  • Menghilangkan pembengkakan mata

Sebuah ahli herbal juga telah mengatakan jika kandungan Thai tea ini bisa mengecilkan mata bengkak. Hal ini telah terjadi karena kandungannya bisa merelaksasikan jaringan yang telah ada di sekitar mata. Selain bisa mengecilkan bengkak di dalam mata ada juga manfaat lainnya untuk mata.

  • Mengurangi alergi

Kalian cukup minum dua atau tiga cangkir thai tea dengan susu lebih banyak dan tanpa tambahan gula. Senyawa flavonoid yang terkandung pada thai tea akan dapat melindungi tubuh kalian dari peradangan dan keracunan.

Terlebih lagi bila kalian mengalami alergi. Thai tea ini akan dapat mengurangi alergi kalian.

  • Mencegah asma

Minum dua cangkir thai tea akan dapat mencegah kalian dari asma. Hal ini dikarenakan adanya senyawa anise bintang (star anise) yang melindungi tubuh agar penderitanya tak mengalami asma.

Kandungan anti oksida juga akan dapat menghambat zat peradangan di dalam tubuh dan ini akan membuat kekebalan tubuh kalian menjadi lebih baik.

  • Mencegah dan memerangi kanker

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Stanford University, Amerika Serikat menemukan, bahwa penyebaran sel kanker payudara stadium awal dapat dihentikan dengan mengonsumsi thai tea.

Minum secangkir thai tea akan menghalangi penyebaran sel kanker ini. Hal ini karena adanya polifenol dan anti oksida untuk menghentikan penyebaran sel kanker menjadi lebih luas.

  • Mengusir stres

Di Jepang, para peneliti telah membuktikan bahwa thai tea dapat menyembuhkan dan mengatasi stres. Adanya kafein pada thai tea dapat mengurangi rasa kelelahan dan stres yang terjadi pada kalian.

  • Andalan diet

Bagi kalian semua yang berada dalam proses diet, kalian dapat mencoba mengkomsumsi Thai tea antara waktu makan dan mengemil dan ini sangat dianjurkan. Ini akan dapat membantu sistem pencernaan dan menormalkan metabolisme. Thai tea juga akan membuat pencernaan kalian menjadi lebih baik dan juga tentunya dapat membantu mengurangi berat badan.

Sebaiknya, kalian minum satu sampai dua cangkir thai tea di di pagi hari sebelum sarapan dan di malam hari sebelum tidur.

  • Mengembalikan metabolisme tubuh

Thai tea dapat mengembalikan metabolisme pada tubuh kalian. Minum thai tea setidaknya secangkir tiap hari maka ini akan dapat membantu kesehatan kalian.

  • Mengurangi risiko stroke

Stroke ini bisa disebabkan karena pembuluh darah terhambat, yang sebagian besar biasanya dipicu oleh kolesterol tinggi akibat gaya hidup yang tidak sehat.

Nah, itulah tadi penjelasan tentang minuman yang terkenal dari Thailand ini. Semoga kalian bisa menyukai artikel ini ya.

CREATIVED BY :

ANGGITA ALVIANI PUTRI

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai